The Implementation of Kiyosaki’s Role in Jakarta

Pengantar:

Di bawah ini hasil dialog seorang Senior/mentor bisnis yang dirangkum oleh saya, di milis Tetangga, saya anggap dia sebagai KIYOSAKI IMPLEMENTOR karena apa yang saya baca dari buku seri RTK, sudah dijalankan oleh beliau, selama ini buat saya bacaan karangan Kiyosaki hanya mengawang-ngawang di tataran konsep saja … mmmm, saya bolak balik membaca dan merenung, sambil MENCOBA menguji nyali dengan beberapa contoh implementasinya … silakan disimak, sebuah harta karun dan ilmu karun mungkin tersingkap di dalamnya, menurut saya taraf beliau sudah bisa jadi MENTOR BUSINESS, jarang ada mentor bisnis di level seperti dia yang mau memberikan bimbingan secara Cuma-cuma, tulisan beliau membuat saya sedikit terbuka dan terbayang bagaimana implementasi Financial Freedom dilakukan.

MuchsinKosen

-EmKa-

Dibawah ini adalahTulisan Pak Budi Rahmat (BR = Budi Rahmat) beserta dialog beliau dengan yang lain.

Rekans,
Saya mo sharing tentang Robert T.Kiyosaki dan pemikirannya.

Saya sudah baca -+ 9 buku RK dan menurut saya yg dikemukakan oleh RK adalah mengenai INCOME/PENDAPATAN atau tepatnya CASHFLOW/ARUS KAS. BUKAN STATUS (sebagai karyawan/pegawai atau pemilik small shop atau pemilik Big Bisnis atau Investor). Jadi yang dikemukakan adalah darimana sebenarnya income/pendapatan itu berasal, bukan apa status kita.

Nah… darimanapun income itu bisa berasal dapat diklasifikasikan kedalam kuadran E,S,B,I.

E(mployee),

adalah mereka yang bekerja untuk mendapatkan GAJI. Kerja 8jam sehari, 5-6hari seminggu, 25hari sebulan… terima Gaji. Klo ngak masuk kerja (dalam waktu yang lama)… maka gaji akan hilang.
contohnya: Karyawan / pegawai.

S(mall bisnis owner),

adalah mereka yang bekerja untuk diri sendiri. Mereka yang membuka toko, warung, small biz… terima hasil-usaha.
Anda datang ke toko/warung/kantor dibuka, anda tunggu (bekerja, berjualan, me-run biz)… terima hasil usaha (keuntungan).
adalah biz atau pekerjaan dimana ANDA harus meluangkan waktu untuk pekerjaan tsb agar dapat menerima hasil usaha-nya…
Klo toko, warung, kantor ngak dibuka…. ngak terima hasil-usaha.
contohnya:
- Artis (Penyanyi)… waktu nyanyi (bekerja)… dibayar (terima uang)… ngak nyanyi… ngak terima uang.
- Small biz (toko, warung, kantor)… ngak dibuka… ngak terima hasil-usaha.
- biz Yogen yang saya lakukan….
dalam 1 minggu saya harus ke lokasi minimal 3x… 1-2jam di lokasi / counter… cek stock, ambil omset, briefing dgn pegawai dsb.dsb.dsb…. terima hasil usaha…
Klo saya tidak datang dalam seminggu, maka minggu depan tidak bisa jualan.
demikian pula dengan Toko Jaket di Pusat Grosir Metro Tanah Abang dan Toko Voucer HP di ITC M2….

B(ig bisnis owner)

adalah Biz atau Usaha yang sudah ada sistim-nya… terima hasil-usaha.
Ada Direktur-nya, Manager-nya, Karyawan-nya (ada sistim-nya) yang melaksanakan pekerjaan / biz tersebut.
Dimana si owner tidak perlu ikut aktif dalam day-to-day kegiatan biz.
Si owner mo tidur2an dirumah, mo ngerjain biz lain…. tetap terima hasil-usaha.
contohnya;
- Biz Alfamart saya…. adalah biz yang di-run oleh si master franchise (full operated by master franchise). Klo saya tidak datang ke toko (selama 5 tahun pun), toko saya akan tetap buka dan biz jalan seperti biasa… karena ada orang yang di-pasrah-kan / didelegasikan untuk menjalankan toko tsb dengan baik (= ada system-nya),


I(nvestor).

adalah uang bekerja sendiri…. tanpa kehadiran anda.
contohnya;
properti saya yang menghasilkan hasil-sewa (karena disewakan), dan menghasilkan hasil usaha (dari Alfa ke-2).

Contohnya;
Income seorang dokter bisa berasal dari E,S,B,I yaitu;
- pagi dia praktek RSUP sebagai pegawai negri — income dari kuadran E.
- sore praktek di rumah sebagai dokter ahli — income dari kuadran S.
- dia punya klinik bersama yang dikelola para profesional — kuadran B.
- dia beli beberapa apartemen/rumah untuk dikontrakan — kuadran I.

Tidak ada yang ” tidak baik” dari kuadran2 tersebut, menurutku yg ” tidak baik” adalah bila tidak mempunyai income.

Setiap kuadran mempunyai karakter masing2, antara lain;
- kuadran E dan S (Kiri) adalah Aktive Income.
Dimana untuk mendapatkan income tsb diperlukan WAKTU yang sangat signifikan.
- kuadran B dan I (Kanan) adalah Pasive Income. Dimana untuk mendapatkan income tsb tidak diperlukan WAKTU yang banyak/panjang, seperti di Aktive Income.

Pandangan lainnya yang menarik dari RK adalah hubungan antara INCOME dan EXPENSES dengan ASET dan LIABILITI (kewajiban), yaitu;
Aset : adalah harta/pekerjaan/sesuatu yang menciptakan INCOME,
Liabiliti : adalah harta/pekerjaan/sesuatu yang menciptakan KEWAJIBAN/expenses.

Sebelum baca buku RK, saya pikir, rumah, mobil,apartemen yang saya miliki adalah Aset…..
eecchhh…. setelah baca buku, ternyata Liabiliti…..karena telah meciptakan KEWAJIBAN… bayar listrik,
air, penjaga rumah, bensin, service dsb….

Pandangan lainnya, yaitu FF = 3PI-E (Financial Freedom = 3 Passive Income – Expenses) , yaitu:
seseorang yang disebut Financially Freedom jika Pasive Incomenya 3 x lebih besar dari pada Expensesnya.

—————————————————————-

ada 1 RUMUS yang menarik dari robert kiyosaki yaitu yang namanya Financial Freedom bisa dicapai jika Income kita adalah 3 x PASSIVE income lebih besar daripada Expenses kita.

Mudah-mudahan menginspirasi kita semua.

thx pak budi rahmat atas sharing tulisannya.

Advertisement

~ by muchsinkosen on September 12, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.